Delegasi Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di event olimpiade internasional World Mathematics and Science Challenge (WMSC) 2026 yang menginjak tahun ketiga pelaksanaannya.  WMSC 2026 diselenggarakan di Burgas, Bulgaria, pada tanggal 23 – 26 Oktober 2026.   Seluruh peserta Indonesia berhasil membawa pulang medali, dengan total perolehan 22 penghargaan yang terdiri dari 3 Medali Emas, 4 Medali Perak, 9 Medali Perunggu, dan 6 Merit.

WMSC 2026 diikuti oleh total 106 peserta dari 7 negara, yakni Bulgaria, Indonesia, Kazakhstan, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.  Lomba terbagi dalam dua bidang, yaitu Matematika (Theory dan Exploration) dan Sains (Theory 1 dan Theory 2), dengan kelompok usia Middle Primary, Upper Primary, Junior, dan Senior Secondary.  Delegasi Indonesia mengirimkan 11 peserta, terdiri dari 6 peserta bidang Sains dan 5 peserta bidang Matematika.  Setiap bidang dinilai dalam dua bagian dan dimedalikan secara terpisah, sehingga setiap peserta memperoleh dua medali.

Kompetisi berlangsung di High School of Mathematics and Natural Sciences “Acad. Nikola Obreshkov”, Burgas, sedangkan upacara pembukaan dan penutupan berlangsung di Congress Center Burgas. Seluruh delegasi menginap di Avenue Hotel.

Pada sesi Cultural Performance yang digelar bersamaan dengan Awarding dan Closing Ceremony di Congress Center Burgas, delegasi Indonesia menampilkan tari tradisional Jawa Barat, Manuk Dadali.

Di sela kompetisi, pada 25 Oktober 2026, siswa dan pendamping delegasi Indonesia mengunjungi sejumlah tempat wisata, kota Sozopol, dan Kastil Rafadinovo.

Di bidang Sains, Said Ahmad Haposan Tanjung, siswa kelas 5 SD Islam Al Azhar 2 Pasar Minggu (Upper Primary), meraih Medali Emas di kedua bagian, sementara Hidetoshi Kinan Muhammad, siswa kelas 7 SMP Negeri 5 Yogyakarta (Junior), meraih Medali Emas di Theory 1 dan Medali Perak di Theory 2.

Danishwara Al Kalani, peserta Indonesia kelompok Junior bidang Sains, menyampaikan kesannya: "Saya merasa sangat senang dapat mengikuti rangkaian WMSC karena bisa mendapatkan pertemanan baru, pengalaman berharga, serta pembelajaran yang memperluas wawasan saya, termasuk kesempatan luar biasa mengeksplorasi kebudayaan Eropa di Bulgaria.  Bagi saya, raihan medali hanyalah bonus dari seluruh keseruan tersebut, dan saya berharap dapat kembali berpartisipasi di ajang WMSC mendatang untuk meraih juara sekaligus terus memperluas jaringan pertemanan."

Sementara itu, Andri Imam Munandar, S.TP., selaku Team Leader tim Indonesia KPM mengatakan bahwa siswa Indonesia sangat antusias mengikuti seluruh kegiatan, mulai dari pembinaan hingga lomba.  Menurutnya, banyak pengalaman yang didapatkan siswa selama rangkaian acara, dan ia merasa bangga dengan prestasi yang dicapai. Ia berharap siswa tidak berhenti belajar sampai di sini, tetapi terus mengembangkan diri menjadi versi terbaik dari dirinya.

Berikut daftar prestasi yang berhasil diraih Tim KPM Indonesia dalam kompetisi World Mathematics and Science Competition (WMSC) 2026.

Bidang Sains

  • 3 Medali Emas
  • 3 Medali Perak
  • 3 Medali Perunggu
  • 3 Merit

Daftar Perolehan Medali Bidang Sains

  1. Said Ahmad Haposan Tanjung (Upper Primary): Medali Emas pada Theory 1 dan Theory 2.
  2. Athayya Narifa Rinaldy (Upper Primary): Medali Perak pada Theory 1 dan Theory 2.
  3. Hidetoshi Kinan Muhammad (Junior): Medali Emas pada Theory 1 dan Medali Perak pada Theory 2.
  4. Abighazi Athalla Raffa (Junior): Medali Perunggu pada Theory 1 dan Merit pada Theory 2.
  5. Danishwara Al Kalani (Junior): Medali Perunggu pada Theory 1 dan Theory 2.
  6. Gariza Alvis Yusuf (Junior): Merit pada Theory 1 dan Theory 2.

Bidang Matematika

  • 1 Medali Perak
  • 6 Medali Perunggu
  • 3 Merit

Daftar Perolehan Medali Bidang Matematika

  1. Affan Sharkan Maulana (Upper Primary): Medali Perunggu pada Theory dan Exploration.
  2. Izma Fakhira Rafani (Junior): Medali Perunggu pada Theory dan Medali Perak pada Exploration.
  3. Airilyn Bellvania Aisha (Senior Secondary): Merit pada Theory dan Exploration.
  4. Atha Kiandra Mundrajat (Senior Secondary): Merit pada Theory dan Medali Perunggu pada Exploration.
  5. Danish Hamizan Sumaryono (Senior Secondary): Medali Perunggu pada Theory dan Exploration.

Ingin mempersiapkan diri menghadapi kompetisi matematika dan IPA tingkat internasional?

Menghadapi kompetisi internasional tidak cukup hanya dengan kemampuan dasar, tetapi membutuhkan persiapan yang terarah dan mendalam. Kelas Persiapan Lomba Internasional (KPLI) hadir untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan dan mengasah strategi dalam menghadapi kompetisi internasional.

Melalui pembelajaran online via Zoom setiap Jumat pukul 19.30–21.30 WIB, peserta dapat mengikuti persiapan bidang Matematika untuk jenjang SD dan SMP, serta IPA untuk jenjang SD.

Biaya seikhlasnya, sesuai kemampuan.

Pendaftaran: https://kpm.read1institute.org
Petunjuk teknis: bit.ly/Panduan-Pelatihan-Online
Informasi lebih lanjut: 0851-4777-7663

Persiapkan diri lebih matang, asah kemampuan, dan raih kesempatan berprestasi di kompetisi internasional bersama KPM!