Klinik Pendidikan MIPA
(KPM) kembali menyelenggarakan Holiday Math and Science Camp 2026 pada 7–9 Juli
2026 di SMP–SMA Insan Cendekia Boarding School (ICBS), Babakan Madang,
Kabupaten Bogor. Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini menghadirkan dua
program yang berlangsung secara paralel bagi guru dan siswa. Sebanyak 20 guru
mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional
dalam pembelajaran matematika. Sementara itu, 50 siswa yang terdiri atas 31
peserta bidang Matematika dan 19 peserta bidang IPA mengikuti pembinaan
intensif melalui pembelajaran interaktif yang dirancang untuk mengasah cara
berpikir kritis, kreatif, analitis, serta kemampuan memecahkan masalah.
Selama kegiatan
berlangsung, para siswa mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk
mengembangkan kemampuan akademik sekaligus membentuk karakter. Rangkaian
kegiatan meliputi pelatihan suprarasional, pembelajaran olimpiade Matematika
dan IPA, eksplorasi matematika, praktikum sains, kuis edukatif, sesi motivasi
dan refleksi diri, serta pembelajaran berbasis STREAM (Science, Technology,
Reading, Engineering, Arts, and Mathematics).
Selain pembelajaran
akademik, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan penunjang, seperti fun
games, olahraga, salat tahajud, salat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, kultum,
dan salat dhuha. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menumbuhkan
karakter disiplin, tanggung jawab, kolaborasi, serta nilai-nilai spiritual
dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu,
pelatihan guru berfokus pada penguatan kompetensi pembelajaran matematika
melalui pre-test dan post-test, materi olimpiade matematika,
eksplorasi konsep, pendekatan STREAM, serta diskusi pembelajaran untuk
memperkaya strategi mengajar.
General Manager
Kaderisasi dan Pengembangan Jaringan KPM, Irvan Sanjaya, S.E., mengatakan
kegiatan ini diselenggarakan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang
bermakna selama masa liburan.
"Tujuan Holiday
Math and Science Camp adalah mengisi waktu libur siswa dengan kegiatan yang
edukatif, menyenangkan, dan menantang, serta membudayakan berpikir kritis dan
logis melalui Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan sains, sehingga anak-anak
tidak hanya mengisi liburan dengan kegiatan pasif," ujarnya.
Menurutnya, program
ini dirancang agar guru dan siswa dapat berkembang dalam satu ekosistem
pembelajaran. Melalui pendekatan Matematika Nalaria Realistik (MNR), KPM
mendorong pembelajaran yang berfokus pada pengembangan logika berpikir dan
suasana joyful learning.
"Kami berharap
peserta memiliki pola pikir yang lebih terbuka dan kreatif dalam memandang
matematika dan sains." Tambahnya.
Salah satu peserta
pelatihan, Muhammad Randi, guru dari SDN 1 Palabuhanratu, Jawa Barat. Mengaku
memperoleh banyak manfaat setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa
lebih mudah memahami berbagai tipe soal sekaligus mendapatkan beragam
alternatif dalam menjelaskan materi kepada siswa.
"Saya menjadi
lebih mudah memahami berbagai soal dari yang dasar hingga yang sebelumnya
terlihat sulit. Saya juga mendapatkan banyak cara untuk menjelaskan
materi kepada anak, tidak hanya terpaku pada satu cara."
Ia menambahkan bahwa
materi disampaikan secara bertahap sehingga mudah dipahami. Kedepan, ia
berencana menerapkan hasil pelatihan STREAM dengan membuat alat peraga edukatif
dari bahan bekas yang memanfaatkan tekanan udara sebagai media pembelajaran.
Pengalaman serupa
dirasakan Diana Syahbandia, Guru dari KPM Cabang Depok, Jawa Barat.
Menurutnya, suasana pelatihan berlangsung hangat, interaktif, dan
membuka ruang diskusi yang melahirkan banyak ide baru.
"Materi
disampaikan dengan sangat asyik dan tidak terasa seperti pembelajaran yang
kaku. Banyak diskusi yang memunculkan berbagai ide sehingga cara
menyelesaikan masalah menjadi lebih beragam."
Ia mengatakan kegiatan
tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa matematika merupakan ilmu yang
lahir dari berbagai gagasan. Karena itu, ia ingin lebih banyak menggali ide-ide
siswa agar mereka semakin percaya diri dan menikmati proses belajar.
Sementara itu, salah
satu peserta siswa, Alvaro Theodore, siswa kelas 6 asal Jakarta yang bersekolah
di SDK 4 Penabur, mengaku mengikuti Holiday Math and Science Camp untuk
memperdalam pemahamannya terhadap Biologi dan Fisika.
"Saya ingin lebih
mengerti tentang pelajaran Biologi dan Fisika. Selama mengikuti kegiatan
ini saya merasa senang karena bisa mengikuti semua aktivitas yang ada di
sini. Guru-gurunya juga menyampaikan materi dengan cara yang mudah dipahami
dan lebih seru."
Alvaro menambahkan
bahwa selama mengikuti kegiatan tersebut ia memperoleh banyak pengetahuan baru,
khususnya di bidang Biologi dan Fisika, yang membuatnya semakin tertarik
mempelajari sains.
Melalui Holiday Math
and Science Camp 2026, KPM berharap kompetensi mengajar guru bisa semakin kuat
melalui pendekatan Matematika Nalaria Realistik, sementara siswa terdorong
untuk lebih percaya diri mempelajari matematika dan IPA melalui pengalaman belajar
yang interaktif, menyenangkan, dan berbasis eksplorasi.
Ingin mengundang Tim KPM untuk mengisi
pelatihan di sekolah atau lembaga Anda? Atau tertarik mengikuti berbagai
program pelatihan yang diselenggarakan Klinik Pendidikan MIPA (KPM)? Hubungi
narahubung kami untuk informasi dan pendaftaran.
📞 Pelatihan Guru: 0821-1435-8620
📞 Pelatihan Siswa: 0851-4777-7663