Lomba Jawara MIPA Banten (JMB) 7 sukses diselenggarakan oleh Rumah Pendidikan MIPA (RPM) Jawara Serang pada Minggu 01 Februari 2026, bertempat di SMP Islam Al Azhar 11 Serang. Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi akademik bergengsi tahunan bagi siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Provinsi Banten, sekaligus menegaskan komitmen Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Pusat dalam menghadirkan penilaian yang objektif dan berkualitas melalui perannya sebagai Tim Pembuat Soal dan Dewan Juri.

Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bernalar (nalaria) peserta didik melalui penyelesaian masalah matematika yang menuntut pemikiran logis, kritis, kreatif dan sistematis. Konsepnya dirancang untuk melatih peserta dalam menganalisis permasalahan, menemukan pola, menyusun strategi penyelesaian, serta menarik kesimpulan secara tepat dan rasional. Selain itu, lomba ini diharapkan dapat menumbuhkan minat dan motivasi peserta didik terhadap pembelajaran matematika dan IPA serta sikap percaya diri, ketekunan, dan kecintaan terhadap matematika dan IPA sebagai sarana berpikir ilmiah, sekaligus mencetak generasi muda Banten yang unggul dalam daya nalar dan siap menghadapi tantangan akademik maupun kehidupan sehari-hari.

Keunikan yang ada pada JMB adalah pembayaran seikhlasnya (sesuai dengan kemampuan) dan penyelenggaraan yang mengkombinasikan metode luring dan daring secara seimbang. Pada pelaksanaan secara luring (paper test), peserta diuji kemampuan nalaria dan ketelitian secara langsung dalam suasana kompetisi yang menjunjung tinggi kejujuran, kedisiplinan, dan sportivitas. Sementara itu, pelaksanaan secara daring menggunakan Google Form menghadirkan pengalaman lomba yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, melatih peserta untuk berpikir cepat, mandiri, dan akurat dalam menjawab soal berbasis digital. Perpaduan dua sistem ini tidak hanya memperkaya pengalaman kompetisi, tetapi juga membekali peserta dengan kesiapan menghadapi evaluasi akademik konvensional maupun digital. Dengan demikian, JMB 7 menjadi lomba yang relevan, inovatif, dan selaras dengan tuntutan pendidikan di era modern.

Diikuti oleh siswa jenjang SD dan SMP dengan total 538 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten, di antaranya Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon. Keikutsertaan peserta dari berbagai daerah tersebut mencerminkan tingginya antusiasme serta pemerataan minat dan potensi peserta didik terhadap bidang MIPA di wilayah Provinsi Banten.

Lomba Jawara MIPA Banten dilaksanakan melalui dua babak utama, yaitu babak penyisihan dan babak final, yang dirancang untuk menyeleksi peserta secara objektif dan kompetitif. Babak penyisihan merupakan tahap awal yang diikuti oleh seluruh peserta. Pada babak ini, peserta mengerjakan soal-soal MIPA dengan format pilihan ganda yang menguji pemahaman konsep dasar, kemampuan bernalar, serta ketelitian dalam menyelesaikan permasalahan. Tujuannya untuk menjaring peserta dengan nilai terbaik yang berhak melaju ke babak final sesuai kuota yang telah ditetapkan. Babak penyisihan dilaksanakan secara daring menggunakan Google Form untuk kelas 1 – 4  dan luring (paper test) untuk kelas 5 – 8. Hasil seleksi digunakan untuk menentukan peserta yang berhak melaju ke tahap berikutnya (babak final).

Sementara itu, babak final diikuti oleh peserta terpilih hasil seleksi dari babak penyisihan. Pada tahap ini, tingkat kesulitan soal dengan format isian singkat dan essay ditingkatkan dan lebih menekankan pada kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta ketepatan penerapan konsep MIPA. Babak final menjadi penentu peringkat dan juara Lomba Jawara MIPA Banten. Sebanyak 174 dari total 538 peserta dinyatakan lolos dan mengikuti babak final sebagai tahap akhir perlombaan untuk memperebutkan gelar juara.

Selepas gelaran JMB 7, pihak panitia yang diwakili oleh Devi Khairul Hidayati, M.Pd selaku Kepala RPM Jawara Serang berharap agar peserta dapat memperoleh peningkatan kemampuan berpikir kritis, nalaria, sportivitas, serta kepercayaan diri, sehingga dapat menjadi generasi muda Banten yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan akademik di masa depan.