Bogor, Jawa Barat — Indonesia menjadi tuan rumah International
Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 yang akan berlangsung
pada 2–7 Oktober 2026. Sebanyak 404
siswa dari 23 negara akan mengikuti kompetisi Matematika dan Sains untuk
jenjang sekolah dasar (SD). Peserta
berasal dari Bangladesh, Botswana, Bulgaria, China, Ghana, Hong Kong, India,
Indonesia, Kazakhstan, Lao People's Democratic Republic, Malaysia, Mongolia,
Morocco, Nepal, Philippines, Singapore, South Africa, Sri Lanka, Tajikistan,
Thailand, United States of America, Uzbekistan, dan Vietnam.
IMSO-23 diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM)
bersama Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah selaku Local Committee
Organizer, dengan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
(Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Dasar. KPM berperan sebagai pelaksana kegiatan,
sementara dukungan Kemendikdasmen merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam
mengembangkan talenta Matematika dan Sains sejak jenjang SD, memberikan ruang
bagi peserta didik untuk berkompetisi di tingkat internasional, serta
memperkuat budaya prestasi di Indonesia.
IMSO merupakan salah satu kompetisi internasional terbesar
bidang Matematika dan Sains untuk siswa SD yang diselenggarakan sejak
2003. Peserta akan diuji berdasarkan
pemahaman teori, serta eksplorasi dan eksperimen, yang menguji kemampuan
penalaran, pemecahan masalah, serta penerapan konsep Matematika dan Sains. Indonesia mengirimkan 63 peserta yang
tergabung dalam Timnas IMSO Indonesia, terdiri atas 32 peserta bidang Matematika
dan 31 peserta bidang Sains. Para
peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, yaitu Pulau Jawa, Bali,
Sumatra, Kalimantan, dan wilayah lainnya. Mereka terpilih melalui proses seleksi nasional yang dilaksanakan secara
ketat dalam tiga tahap untuk mewakili Indonesia pada IMSO-23.
Rangkaian IMSO akan berlangsung di BBPPMPV Sektor Bisnis dan
Pariwisata (Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi), Depok,
Jawa Barat. Sementara Opening
Ceremony, Cultural Night dan Closing Ceremony akan dilaksanakan di
PPSDM Kemendikdasmen (Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia), Depok, Jawa Barat. Diawali dengan Opening Ceremony, kemudian dilanjutkan dengan STEM
Presentation, kompetisi Matematika dan Sains, serta berbagai kegiatan
kebersamaan dan pertukaran budaya. Para
peserta juga akan mengikuti city tour ke Taman Mini Indonesia Indah
(TMII), Jakarta, sebagai bagian dari agenda pengenalan budaya dan keberagaman
Indonesia. Seluruh rangkaian kegiatan
akan ditutup dengan Closing & Awarding Ceremony, yang menjadi momen
pengumuman dan penghargaan bagi para peserta berprestasi.
Dr. Raden Ridwan Hasan Saputra, M.Si., selaku Chairman
International Mathematics and Science Olympiad (IMSO), Anggota Majelis
Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat
Muhammadiyah (Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah), sekaligus Presiden
Direktur Klinik Pendidikan MIPA (KPM), berharap penyelenggaraan IMSO ke-23 di
Indonesia tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan akademik peserta,
tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak dari berbagai negara untuk saling
mengenal, berbagi pengalaman, dan membangun persahabatan.
Sebagai tuan rumah, Indonesia berkesempatan memperkenalkan
potensi pendidikan dan talenta peserta didik kepada dunia, sekaligus memperluas
jejaring pendidikan internasional dan memberikan pengalaman berharga bagi
generasi muda Indonesia.