Semangat guru untuk terus mengasah kemampuan di bidang sains kembali terlihat dalam penyelenggaraan Olimpiade Guru Sains (OGS) ke-6 pada Minggu, 20 September 2026.  Babak penyisihan OGS-6 tahun ini dilaksanakan secara hybrid dan diikuti sebanyak 1.014 peserta, terdiri atas 677 peserta offline dan 337 peserta online.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan OGS tahun sebelumnya yang diikuti 658 peserta.  Bertambahnya 356 peserta menjadi salah satu catatan positif dalam penyelenggaraan OGS-6 sekaligus menunjukkan semakin luasnya keterlibatan guru dalam kompetisi sains.  OGS menjadi ruang bagi para pendidik untuk belajar, menguji kemampuan, sekaligus memperoleh pengalaman berkompetisi bersama guru dari berbagai daerah.

Tri Jumsari, S.Kom., Manager Lomba KPM, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah peserta mencerminkan antusiasme guru untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang sains.

“Alhamdulillah, tahun ini peserta OGS-6 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Ini menunjukkan bahwa semangat guru untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan sains semakin baik.  Kami berharap OGS tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang belajar dan bertukar pengalaman bagi para guru,” ungkap Pak Tri.

Salah satu peserta OGS-6, Deryla Mardinah, Level SD dari SD Swasta Islam Terpadu 3 Dar El Iman, Padang, Sumatera Barat, mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kompetisi. Baginya, OGS-6 menjadi pengalaman pertama mengikuti kompetisi tersebut.  Persiapan melalui simulasi, tryout, dan pelatihan pembahasan soal turut menjadi bagian dari proses sebelum menghadapi babak penyisihan.

“Ini pengalaman pertama saya dalam mengikuti lomba OGS-6. Seru bisa membahas soal bersama-sama para guru peserta OGS.  Banyak soal yang juga di luar pengetahuan saya dan sepertinya saya akan belajar ulang,” ujar Ibu Deryla.

Pada waktu yang sama, Babak Semifinal KSNR-8 diikuti 29.123 peserta dari total 65.252 peserta yang mengikuti babak penyisihan pada 23 Agustus 2026.  Pelaksanaan kedua kompetisi tersebut memperlihatkan bahwa semangat untuk belajar dan mengasah kemampuan di bidang sains hadir dari berbagai kalangan, baik guru maupun siswa.

Bagi peserta KSNR-8, proses pembinaan menjadi salah satu bagian dari persiapan menghadapi semifinal.  Kanaya Shanum Laylatama, peserta level 7–8 SMP dari SMP Islam Al Azhar 41 Summarecon Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, mengaku mendapatkan pengalaman menarik selama mengikuti pembinaan.

“Saat pembinaan lewat Zoom itu lumayan seru.  Beberapa materi belum saya tahu dan rumus juga belum hafal. Jadi, saya belajar dari materi KSNR dan mengerjakan soal-soal sebelumnya,” ungkap Kanaya.

Setelah melewati babak penyisihan dan semifinal, peserta kini menantikan pengumuman hasil OGS-6 dan KSNR-8 yang akan disampaikan pada Rabu, 30 September 2026 melalui kanal kanal YouTube Klinik Pendidikan MIPA  https://www.youtube.com/@KlinikPendidikanMIPA 

Peserta yang berhasil melaju akan melanjutkan perjuangannya ke babak final yang dilaksanakan secara terpusat pada 18 Oktober 2026.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari International Kangaroo Science Contest (IKSC) 2026 yang akan dilaksanakan pada Jumat, 30 Oktober 2026! Ajak siswa untuk mengasah kemampuan sains, meningkatkan rasa ingin tahu, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui kompetisi bertaraf internasional. 

SKEMA PENDAFTARAN & PELAKSANAAN

Kolektif Sekolah: Offline di sekolah masing-masing
Link Pendaftaran: bit.ly/KPM-IKSC2026
Narahubung Cabang/PJ Wilayah: bit.ly/NarahubungCabangPJWilayah
Narahubung KPM Pusat: 0813-1034-3400