Semangat pelajar Indonesia dalam mengukur kemampuan matematika di tingkat internasional kembali terlihat melalui Australian Mathematics Competition (Aust Math) 2026. Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan pada Kamis, 6 Agustus 2026 ini diikuti oleh 1.006 peserta yang terdaftar melalui Klinik Pendidikan MIPA (KPM), mulai dari jenjang SD hingga SMA, berasal dari 18 wilayah di Indonesia.
Diselenggarakan sejak 1978 oleh Australian Mathematics Trust (AMT), Aust Math menjadi salah satu kompetisi matematika sekolah paling bergengsi di Australia. Soal-soalnya dirancang untuk menguji kemampuan penalaran, logika, dan pemecahan masalah melalui situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Aust Math 2026 dilaksanakan secara serentak di 18 wilayah, yaitu Bogor, Depok, Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bandung, Sumedang, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Jombang, Palembang, Balikpapan, Pontianak, Pekanbaru, dan Makassar. Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari lima kategori, yakni Middle Primary (Kelas 3–4 SD), Upper Primary (Kelas 5–6 SD), Junior (Kelas 7–8 SMP), Intermediate (Kelas 9–10 SMA), dan Senior (Kelas 11–12 SMA) Tahun Ajaran 2025–2026.
Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Aust Math juga memberikan manfaat edukatif bagi para peserta. Selain berkesempatan memperoleh sertifikat internasional, setiap peserta akan menerima analisis hasil pengerjaan soal yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi. Melalui analisis tersebut, siswa dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka pada setiap aspek kemampuan matematika, sehingga dapat menyusun strategi belajar yang lebih tepat dan mempersiapkan diri lebih baik untuk kompetisi berikutnya. Pengalaman ini juga memperkaya wawasan matematika peserta melalui soal-soal yang menuntut kemampuan berpikir logis, analitis, dan kreatif.
Pelaksanaan kompetisi di seluruh titik wilayah berlangsung dengan tertib dan lancar. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir pelaksanaan. Hal ini juga tercermin dari meningkatnya jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Aust Math 2025, kompetisi ini diikuti oleh 735 peserta, sedangkan pada tahun 2026 meningkat menjadi 1.006 peserta, atau bertambah 271 peserta.
Kepala Sekolah SMA Pakar Belia Islamic Boarding School, Bandung, Jawa Barat, Dhoni Hestung Gitomo, S.E., M.Pd., menyambut baik penyelenggaraan Aust Math sebagai wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
"Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan penyelenggara Aust Math bersama KPM. Aust Math menjadi kesempatan yang sangat baik bagi siswa untuk melatih cara berpikir logis, kritis, dan problem solving. Selain itu, siswa juga memperoleh pengalaman berkompetisi di level internasional yang bermanfaat untuk membangun kepercayaan diri. Kami berharap kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menyiapkan siswa yang mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman," ujarnya.
Salah satu peserta, Muhammad Hisyam Amar dari SMP Cahaya Rancamaya, Bogor, Jawa Barat, mengaku soal-soal Aust Math cukup menantang dan membutuhkan strategi dalam mengatur waktu.
"Soalnya ada 30, tapi waktu terasa cepat. Strategi saya adalah tidak menghabiskan banyak waktu di soal-soal awal karena soal yang lebih sulit ada di bagian akhir. Saya berharap hasilnya nanti bisa memuaskan," katanya.
Dukungan juga datang dari para orang tua. Ibu Tenny Anfrioza, orang tua dari M. Abyan Byakta, siswa SD Insantama, Bogor, Jawa Barat, mengatakan bahwa keikutsertaan putranya berawal dari rasa ingin mencoba dan ketertarikan terhadap kompetisi tersebut.
"Anak saya memang ingin mencoba dan tertarik mengikuti Aust Math, sehingga saya mendukung keinginannya. Kalau Allah mengizinkan dan hasilnya baik, insyaallah kami akan mengikuti lagi pada kesempatan berikutnya," ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan Aust Math 2026, diharapkan semakin banyak pelajar Indonesia yang termotivasi untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan kreatif. Lebih dari sekadar mengejar prestasi, Aust Math menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi peserta untuk mengenal standar kompetisi internasional, mengevaluasi kemampuan diri, serta terus meningkatkan kualitas berpikir matematis dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Saat ini KPM sedang membuka pendaftaran Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) Ke-8. Kompetisi sains tingkat nasional ini diperuntukkan bagi siswa kelas 2 SD/MI hingga kelas 12 SMA/MA yang ingin mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan bernalar melalui soal-soal yang menekankan pemahaman konsep, bukan sekadar hafalan.
Pendaftaran KSNR-8 dilakukan melalui Penanggung Jawab (PJ) Lomba di masing-masing wilayah. Untuk mengetahui narahubung PJ Lomba, peserta dapat mengakses: https://bit.ly/NarahubungCabangPJWilayah
Bagi peserta yang berdomisili di wilayah yang belum memiliki PJ Lomba atau berada di luar Pulau Jawa, pendaftaran dapat dilakukan melalui pelaksanaan online dengan mengakses tautan berikut:
