Klinik Pendidikan MIPA (KPM) dipercaya oleh Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah untuk menyelenggarakan Pembinaan Intensif Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) 2026. Program ini dilaksanakan secara daring pada 14–16 April 2026 melalui Zoom Meeting dengan total 6 sesi pembelajaran, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan daya saing siswa di tingkat nasional.
Sebanyak 2.164 siswa dari 629 sekolah Muhammadiyah se-Indonesia turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Tingginya antusiasme peserta tercermin dari sebaran yang merata di berbagai jenjang dan bidang, yaitu:
SD Matematika: 591 peserta dari 196 sekolah
SMP Matematika: 379 peserta dari 118 sekolah
SMA Matematika: 221 peserta dari 71 sekolah
SD IPA: 597 peserta dari 195 sekolah
SMP IPA: 376 peserta dari 119 sekolah
Jumlah peserta yang besar ini menunjukkan tingginya minat siswa terhadap bidang matematika dan IPA, sekaligus menegaskan pentingnya pembinaan yang terarah dalam menghadapi kompetisi seperti OSN-K.
Dalam pelaksanaannya, program ini dirancang secara komprehensif untuk membentuk kemampuan berpikir tingkat tinggi. KPM menghadirkan pendekatan pembelajaran yang sistematis, sehingga peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu mengembangkan pola pikir kritis, kreatif, dan solutif. Peserta memperoleh penguatan konsep dasar, pendalaman materi olimpiade, serta strategi efektif dalam menyelesaikan soal-soal berbasis penalaran dan analisis.
Program Pembinaan Intensif OSN-K 2026 KPM berdampak positif, ditandai peningkatan penguasaan materi matematika dan sains. Peserta juga berkembang secara kognitif dan psikologis, meliputi kemampuan pemecahan masalah, mental toughness, dan manajemen waktu.
“Program ini memberikan dampak nyata terhadap kesiapan siswa, baik dari segi penguasaan materi maupun ketahanan mental dalam menghadapi kompetisi,” ujar Rudi Purnawan, Pembina OSN Matematika SD Muhammadiyah Manyar Gresik, Jawa Timur.
Sebagai tindak lanjut, seluruh peserta akan mengikuti Try Out OSN-K guna mengukur kesiapan mereka sebelum menghadapi kompetisi sesungguhnya.
“Pembinaan ini dirancang untuk memberikan penguatan konsep, pendalaman materi, serta strategi efektif dalam menghadapi kompetisi OSN-K. Selain itu, peserta juga akan mengikuti Try Out OSN-K pada 28 April 2026 sebagai sarana evaluasi kemampuan,” ujar Ardianto, S.T., General Manager Pelatihan Siswa dan Lomba
Salah satu peserta OSN Matematika dari SD Muhammadiyah Manyar Gresik, Jawa Timur, Arsa Bara Alvarendra mengungkapkan bahwa mengikuti Pembinaan Intensif OSN-K 2026 bersama KPM menjadi pengalaman yang sangat berharga. Ia belajar bersama teman-teman hebat, didampingi tutor, serta didukung sistem latihan yang terstruktur dengan materi yang disampaikan secara mendalam melalui pembahasan soal-soal menantang.
Ia juga menyampaikan bahwa pembinaan ini meningkatkan rasa percaya dirinya dalam menghadapi soal-soal tingkat tinggi. “Saya jadi lebih siap dan percaya diri. Target saya bisa lolos seleksi kabupaten, lanjut ke provinsi, hingga tingkat nasional,” tambahnya.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan terarah, para peserta diharapkan mampu menorehkan prestasi terbaik pada ajang OSN-K 2026, sekaligus membawa nama baik sekolah dan daerah masing-masing.
Tidak berhenti pada pembinaan daring, KPM juga menyiapkan program lanjutan berupa Pembinaan Intensif OSN-K 2026 Batch 2 yang akan dilaksanakan secara luring selama 3 hari 2 malam. Program ini terbuka untuk umum, baik bagi peserta sebelumnya maupun siswa dari berbagai sekolah yang ingin mendapatkan pembinaan lebih intensif dan terarah.
Adapun jadwal pelaksanaan program ini adalah sebagai berikut:
Level SMP: 12–15 Mei 2026
Level SD: 19–22 Mei 2026
Melalui program ini, peserta diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih fokus, interaktif, dan berdampak signifikan dalam meningkatkan kesiapan menghadapi OSN-K.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut:
👉 https://bit.ly/Regist-Intensif-OSNK2026
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: 0812-8188-2562
