Komitmen dalam membangun guru yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter kembali diwujudkan melalui kehadiran Dr. Raden Ridwan Hasan Saputra, M.Si., selaku Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA sekaligus anggota Pimpinan Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Suprarasional dan MNR yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi dan Koordinasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (FKKSM) Kabupaten Kebumen.

Kegiatan pengembangan diri guru ini dilaksanakan pada Rabu–Kamis, 1–2 April 2026, bertempat di Aula SMA Muhammadiyah Gombong, Kebumen - Jawa Tengah.  Sebanyak 132 peserta turut hadir, yang terdiri dari kepala sekolah serta guru dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK se-Kabupaten Kebumen.

Pak Ridwan kembali dipercaya untuk mengisi kegiatan ini sebagai narasumber utama. Kepercayaan ini menunjukkan peran aktif KPM dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di berbagai daerah.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini terbagi menjadi dua fokus utama.  Pada hari pertama, materi Suprarasional disampaikan dengan penekanan pada pembentukan pola pikir dan karakter guru, meliputi konsep Menjadi Karyawan Allah, Memaksimalkan Tabungan Jiwa, serta Merencanakan Kesusahan.

Selanjutnya, pada hari kedua, peserta mendapatkan materi MNR (Matematika Nalaria Realistik) yang mencakup Literasi Numerasi MNR, Penalaran dan Komunikasi, serta Pemecahan Masalah.  Materi ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran yang logis, sistematis, dan aplikatif.

Dalam penyampaiannya, Pak Ridwan menegaskan pentingnya perubahan mindset dalam menjalankan profesi sebagai guru.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mengajak para guru untuk menjadi karyawan Allah.  Artinya, walaupun dari sisi materi mungkin tidak selalu besar, kehidupan mereka tetap bisa terasa sejahtera karena penuh makna dan keberkahan.  Kuncinya adalah memperbanyak tabungan jiwa dan memberikan manfaat seluas-luasnya dalam dunia pendidikan.” ujarnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme.  Para peserta aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi, serta berbagi pengalaman dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.

Salah satu peserta, Hega Narimoati, guru dari SMA Muhammadiyah Gombong, Kebumen – Jawa Tengah, mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Materi yang disampaikan sangat relate dengan kehidupan saya.  Ketika kita berada pada fase ikhlas dan pasrah, selalu ada bantuan dari Allah SWT yang datang dari arah yang tidak terduga.  Bukan berarti tidak ada ujian, tetapi saat kita hanya mengandalkan dunia sering terasa buntu.  Sebaliknya, ketika berserah kepada Allah, qadarullah selalu ada jalan keluar,” ungkapnya.

Sementara itu, Rizki Ariani, S.Pd., guru dari SD Kreatif Muhammadiyah Gombong, Kebumen – Jawa Tengah, juga merasakan manfaat langsung dari pelatihan yang diikuti.

“Saya bisa belajar dan memahami konsep merencanakan kesusahan serta tabungan jiwa. Apalagi ditambah dengan sesi praktikum yang menyenangkan, sehingga materi lebih mudah dipahami,” tuturnya.

Melalui pelatihan ini, KPM berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak guru-guru yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan karakter dan spiritual, sehingga mampu memberikan dampak positif yang luas bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Hal tersebut sejalan dengan pesan yang disampaikan Pak Ridwan.

“Harapannya, dengan pola pikir sebagai karyawan Allah, memperbanyak tabungan jiwa, dan merencanakan kesusahan, pendidikan akan semakin maju.  Karena guru-guru kita adalah sosok yang cerdas dan akan memberikan pengaruh positif bagi peserta didik,” tutupnya.

Bagi Sahabat KPM yang ingin mengundang Tim KPM terkait pelatihan atau motivasi guru, silakan menghubungi KPM melalui narahubung 0821-1435-8620.