Sebanyak 200 siswa dari 21 sekolah di wilayah Kota Cimahi dan Bandung Raya mengikuti Seleksi Kelas Khusus (SKK) yang dilaksanakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) untuk jenjang SD. Kegiatan yang dikhususkan bagi siswa kelas 4, 5, dan 6 ini menjadi langkah awal dalam menjaring bibit-bibit unggul di bidang matematika yang akan dibina secara intensif untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional hingga internasional.
Pelaksanaan SKK kali ini diselenggarakan di SD Plus Nurul Aulia, Cimahi, Jawa Barat, pada Minggu, 02 Agustus 2026 yang kini menjadi Sekolah Pusat Pembinaan Olimpiade (SPPO) KPM di wilayah Cimahi. Kehadiran SPPO diharapkan mampu memperluas akses pembinaan olimpiade bagi para siswa berbakat di Kota Cimahi dan Bandung Raya.
Seleksi terdiri atas dua tahapan. Seluruh peserta mengikuti tes Matematika berupa 20 soal isian singkat dengan durasi 60 menit untuk mengukur kemampuan berpikir logis, penalaran, dan pemecahan masalah. Sementara itu, peserta yang beragama Islam juga mengikuti tes Pendidikan Agama Islam (PAI) berupa 20 soal pilihan ganda selama 30 menit sebagai bagian dari proses seleksi. Bagi peserta yang beragama selain Islam, tetap dapat mengikuti program Kelas Khusus KPM dan pembinaan karakter sesuai dengan nilai-nilai agama serta menjalankan ibadah menurut agama dan kepercayaannya masing-masing.
Melalui kedua tahapan tersebut, KPM berupaya memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kemampuan akademik sekaligus kesiapan peserta untuk mengikuti pembinaan di Kelas Khusus KPM.
Antusiasme juga terlihat dari para orang tua peserta. Salah satunya, Bu Nadia, mengungkapkan bahwa keikutsertaan putranya dalam seleksi ini merupakan upaya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.
"Saya ikut KPM karena ingin mengeksplorasi kemampuan dan bakat anak, terutama di bidang matematika. Selama ini saya melihat ada potensi dalam dirinya. Siapa tahu dia bisa lolos ke kelas khusus. Harapannya, anak saya bisa mendapatkan pembinaan yang lebih intensif, semakin berkembang, dan ilmu yang didapat bermanfaat untuk kehidupannya di masa yang akan datang."
Semangat yang sama juga ditunjukkan oleh para peserta. Everest, siswa kelas 4 dari SD Plus Nurul Aulia, mengaku menikmati pengalaman mengikuti seleksi meskipun soal yang dihadapi cukup menantang.
"Tesnya tadi seru, tapi memang agak susah soalnya. Senang ikut seleksi ini, walaupun sempat deg-degan. Kalau belum lolos juga enggak apa-apa."
Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti program pembinaan selama 20 pertemuan setiap semester dengan kurikulum olimpiade matematika yang disusun secara sistematis. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan pembentukan kebiasaan positif.
Dalam proses pembinaan, KPM mengintegrasikan pendidikan adab dan akhlak melalui pembiasaan 7 Sunnah Plus, yaitu sholat tahajud, sholat berjamaah, sholat dhuha, memperbanyak dzikir dan sholawat, berinfak dan bersedekah, membaca Al-Qur'an, menjaga wudhu, serta membiasakan puasa sunnah. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk peserta didik yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan karakter.
KPM menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Nurul Aulia atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan sehingga program pembinaan olimpiade ini dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Hal tersebut juga disampaikan oleh Ibu Yeni Yudiasti dari Yayasan Nurul Aulia.
"Semoga ke depannya sinergi antara KPM dengan SD Plus Nurul Aulia bisa terus berlanjut agar kita dapat bersama-sama meningkatkan kualitas pembelajaran matematika untuk generasi masa depan. Terima kasih banyak kepada KPM dan seluruh pihak yang terlibat. Semoga sinergi ini mendapatkan ridho dari Allah SWT."
Melalui Kelas Khusus KPM, diharapkan lahir semakin banyak generasi unggul dari Cimahi dan Bandung Raya yang mampu mengukir prestasi di berbagai ajang olimpiade, baik tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
Lebih dari sekadar mengejar prestasi, KPM berkomitmen membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, memiliki kedekatan kepada Allah SWT, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa, dan agama. Dengan hadirnya program ini, KPM berharap ekosistem pembinaan olimpiade di wilayah Cimahi dan Bandung Raya semakin berkembang sehingga semakin banyak potensi anak bangsa yang dapat dibina dan mengharumkan Indonesia di kancah dunia.
Ingin Bergabung dengan Program Pembelajaran KPM?
Segera daftarkan putra-putri Anda di kantor KPM terdekat.
KPM Pusat
0812-2199-2354
Ruko Laladon 6, Jl. Raya Laladon No. 1–3, Ciomas, Kabupaten Bogor
Lihat lokasi KPM Pusat
KPM Cabang Bogor
📞 0812-2199-2354
Jl. Raya Semplak, Gg. H. Ali No. 19, Bogor
Lihat lokasi KPM Cabang Bogor
KPM Cabang Rawamangun
0812-1271-9511
Jl. Pinang Raya No. 1A, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta
Lihat lokasi KPM Cabang Rawamangun
KPM Cabang Poltangan
0813-9982-8833
Jl. Poltangan Raya No. 2, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Lihat lokasi KPM Cabang Poltangan
Kelas Reguler & Kelas Khusus Offline C Jakarta
0812-1271-9511
