Di awal tahun baru 1448 H, saya mencoba kembali menulis tentang Al Quran yang terhubung dengan matematika. Tulisan ini berhubungan dengan surat Al-‘Ashr. Kenapa saya memilih surat Al-‘Ashr? Hal ini karena sangat berhubungan dengan waktu atau dengan tahun baru yang sedang kita nikmati saat ini.
Mari kita mulai dengan menuliskan bilangan-bilangan yang ada di surat Al-‘Ashr. Data tentang bilangan di surat Al-‘Ashr ini diperoleh berdasarkan hasil penelaahan saya dan melihat berbagai informasi dari AI dan Google, tetapi semua data ini sudah saya kaji terlebih dahulu secara mendalam. Berikut datanya:
1. Surat Al-‘Ashr adalah surat yang ke-103 dan ada 11 surat lagi untuk sampai pada surat terakhir, karena jumlah surat di Al Quran ada 114 surat.
2. Jumlah ayat pada surat Al-'Ashr ada 3 ayat dan jika angka-angka pada ayatnya dijumlahkan hasilnya 1 + 2 + 3 = 6.
3. Banyaknya kata di surat Al-'Ashr adalah 14 kata dengan rincian ayat ke-1 ada 1 kata, ayat ke-2 ada 4 kata dan ayat ke-3 ada 9 kata (banyak kata tiap ayat merupakan bilangan kuadrat).
4. Banyaknya huruf di surat Al-'Ashr ada 3 pendapat yaitu 68 huruf, 70 huruf dan 73 huruf. Perbedaan ini karena Ulama Qiraat beda kaidah dalam menghitungnya, tetapi ini tidak masalah.
5. Jumlah huruf berbeda pada tiga ayat, pada ayat ke-1 ada 6 huruf berbeda, pada ayat ke-2 ada 8 huruf berbeda dan pada ayat ke-3 ada 14 huruf berbeda (jumlah huruf berbeda membentuk barisan Fibonacci).
Sekarang mari kita manfaatkan bilangan-bilangan di atas untuk menghitung bilangan-bilangan dalam istilah waktu seperti bulan, minggu, hari, jam, menit dan detik. Di dalam tulisan ini saya tidak sedang menafsirkan Al Quran karena saya bukan ahlinya, tetapi saya mencoba mengotak-atik angka di surat Al-'Ashr supaya mendapat bilangan-bilangan pas seperti yang saya inginkan. Hal yang pasti perhitungan ini tidak menggunakan AI, perhitungan ini hasil pemikiran saya sehingga bersifat subyektif dan sangat mungkin para pembaca menemukan cara perhitungan yang berbeda. Semoga perhitungan ini jadi wawasan dan bisa menambah keimanan bagi kita semua. Mari kita lihat hasilnya:
1. Banyaknya bulan dalam 1 tahun: jumlah angka pada surat dikali banyak ayat = (1 + 0 + 3) x 3 = 4 x 3 = 12. Maknanya 1 tahun ada 12 bulan
2. Banyaknya hari dalam 1 minggu: jumlah angka pada surat ditambah banyak ayat = (1 + 0 + 3) + 3 = 4 + 3 = 7. Maknanya dalam 1 minggu ada 7 hari
3. Banyaknya jam dalam 1 hari: jumlah angka pada surat dikali jumlah angka-angka pada ayat = (1 + 0 + 3) x (1 + 2 + 3) = 4 x 6 = 24. Maknanya dalam 1 hari 24 jam
4. Banyaknya menit dalam 1 jam: jumlah angka pada surat dikali jumlah ayat dikali jumlah angka-angka pada banyaknya kata = (1 + 0 + 3) x 3 x (1 + 4) = 4 x 3 x 5 = 60. Maknanya dalam 1 jam ada 60 menit. Nilai ini bisa menunjukkan 1 menit ada 60 detik
5. Banyaknya detik dalam 1 jam. Bilangan di surat Al-'Ashr dikurangi jumlah ayat. Kemudian hasilnya dikalikan dengan perkalian nomor ayat dengan jumlah kata di ayat tersebut = (103 – 3) x (1 x 1 + 2 x 4 + 3 x 9) = 100 x 36 = 3600. Maknanya dalam 1 jam ada 3600 detik
6. Banyaknya hari dalam 1 bulan: jumlah huruf berbeda pada tiap ayat. Kemudian ditambah dengan angka-angka di ayat surat Al-'Ashr yaitu 1, 2, dan 3 karena jumlah hari dalam satu bulan ada beberapa kemungkinan. Mari kita lihat kemungkinan tersebut. Kemungkinan pertama (6 + 8 + 14) = 28, kemungkinan kedua (6 + 8 + 14) + 1 = 29, kemungkinan ketiga (6 + 8 + 14) + 2 = 30 dan kemungkinan keempat (6 + 8 + 14) + 3 =31. Jadi diperoleh bilangan 28, 29, 30 dan 31. Bilangan-bilangan ini digunakan untuk banyaknya hari dalam 1 bulan di tahun hijriah dan masehi.
7. Banyaknya hari dalam 1 tahun: Sebelumnya harus disepakati terlebih dahulu bahwa jumlah hari pada tahun hijriyah adalah 354 hari atau 355 hari. Sedangkan jumlah hari pada tahun masehi adalah 365 hari atau 366 hari. kita menghitungnya berdasarkan tiga jumlah huruf yang berbeda.
- Jumlah huruf 68: Jumlah huruf dikali jumlah angka-angka pada banyaknya kata ditambah banyaknya huruf = 68 x (1 + 4) + 14 = 340 + 14 = 354. Untuk nilai lainnya diperoleh dengan cara Jumlah huruf dikali jumlah angka-angka pada banyaknya kata ditambah dengan hasil dari perkalian banyak ayat dikali jumlah angka-angka pada banyaknya kata = 68 x (1 + 4) + 3 x (1 + 4) = 340 + 15= 355. Ini adalah jumlah hari pada tahun hijriyah. Untuk memperoleh jumlah hari pada tahun masehi hanya dengan menjumlahkan dengan bilangan 11 (banyak surat menuju surat terakhir). Sehingga diperoleh untuk hari di tahun masehi adalah 354 + 11 = 365 atau 355 + 11 = 366.
- Jumlah huruf 70: langsung saja dengan penulisan proses perhitungannya = 70 x (1 + 4) + (1 + 0 + 3) = 350 + 4 = 354. Untuk nilai lainnya = 70 x (1 + 4) + (1 + 4) = 350 + 5 = 355. Untuk tahun masehi tinggal dijumlahkan dengan 11.
- Jumlah huruf 73: Langsung saja dengan penulisan proses perhitungannya = 73 x (1 + 4) = 365. Untuk nilai lainnya = 73 x 5 + 1 = 366, angka 1 diambil dari ayat pertama karena berhubungan dengan waktu. Untuk tahun Hijriyahnya tinggal dikurangi 11.
Setelah menguraikan semua perhitungan ini ada
rasa takjub dalam hati, ternyata semua bilangan-bilangan yang terhubung dengan
waktu seperti bulan, minggu, hari, jam, menit dan detik, bisa di bentuk dari
angka-angka yang ada di surat Al-‘Ashr. Menurut saya penempatan surat
Al-‘Ashr sebagai surat ke-103 dengan ayat sebanyak 3 bukanlah sesuatu yang
kebetulan. Salah satu yang membuat saya takjub adalah dari surat Al-‘Ashr
ke-103 akhirnya saya mendapatkan bilangan 11 yang diperoleh dari selisih
dengan surat ke-114 (surat terakhir). Bilangan 11 ternyata menjadi
penghubung jumlah hari pada tahun hijriyah dan tahun masehi.
Pesan penting dari ayat ini adalah mari kita
terus beriman, beramal saleh, saling menasehati dalam kebenaran dan
kesabaran. Lakukan hal-hal tersebut sepanjang waktu.
Bogor, 16 Juni 2026, 1 Muharram 1448
Raden Ridwan Hasan Saputra
Pendiri Klinik Pendidikan MIPA
Kaprodi Pendidikan Matematika FKIP UIKA
HP: 0812-8034-1100
Email: prmipa@yahoo.com