Tidak hanya berkompetisi di tingkat internasional, Tim KPM Indonesia juga aktif mengikuti program pengembangan karakter melalui International Scout Camp 2026 yang diselenggarakan di Sangkhom Islam Wittaya School, Sadao District, Songkhla, Thailand, pada 19–23 Juli 2026. Selama lima hari, sekitar 600 peserta dari Indonesia, Thailand, dan Malaysia mengikuti berbagai aktivitas kepanduan, petualangan, serta pertukaran budaya yang mempererat persahabatan lintas negara.
International Scout Camp merupakan kegiatan tahunan yang dirancang untuk membentuk karakter generasi muda melalui pengalaman belajar di alam terbuka. Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik, tetapi juga belajar mengenai kepemimpinan, disiplin, kerja sama tim, komunikasi, dan toleransi dalam lingkungan multikultural.
Dalam kegiatan ini, Tim KPM Indonesia mengirimkan empat peserta didik yang mewakili Indonesia untuk mengikuti seluruh rangkaian International Scout Camp 2026. Adapun peserta yang tergabung dalam Tim KPM Indonesia adalah sebagai berikut:
Alzena Nadhifa Arifin (Kelas 9) – SMP Islam Nurul Fikri Bogor, Jawa Barat
Nadin Mikhaellah Nazihah (Kelas 9) – SMP Islam Nurul Fikri Bogor, Jawa Barat
Syarifah Hamidah Arta Nauli Tanjung (Kelas 8) – SMP Islam Nurul Fikri Bogor, Jawa Barat
Anargya Sakha Hermawan (Kelas 6) – Sekolah Citra Alam, DKI Jakarta
Kegiatan diawali dengan Opening Ceremony yang dilanjutkan dengan International Cultural Festival. Setiap negara memperkenalkan identitas budayanya melalui pameran kerajinan tangan, makanan khas, permainan tradisional, hingga berbagai informasi mengenai budaya dan pariwisata negaranya. Momen ini menjadi sarana bagi para peserta untuk saling mengenal sekaligus menghargai keberagaman budaya.
Salah satu kegiatan yang paling dinantikan adalah Adventure 4.0 yang dilaksanakan di Sub Division 9 Special Training Division, Thailand. Di tempat ini, mereka dibekali dengan keterampilan fisik dan mental melalui aktivitas-aktivitas seperti simulasi rintangan, pelatihan disiplin, serta kegiatan yang menguji kekompakan tim. Suasana penuh semangat dan tantangan membentuk karakter para peserta untuk menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, dan sigap dalam situasi apa pun.
Selain kegiatan petualangan, peserta juga diajak mengenal sejarah dan budaya Thailand melalui kunjungan ke Hat Yai Songkhla National Museum. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Samila Beach, salah satu destinasi wisata ikonik di Provinsi Songkhla. Di lokasi tersebut, peserta menikmati keindahan pantai sambil mempererat persahabatan dengan teman-teman baru dari berbagai negara.
Kemeriahan kegiatan mencapai puncaknya pada Closing Ceremony. Pada malam penutupan, seluruh delegasi kembali menampilkan pertunjukan budaya sekaligus mengikuti sesi pertukaran suvenir antar peserta. Tradisi tersebut menjadi simbol persahabatan yang terjalin selama kegiatan sekaligus menjadi kenang-kenangan yang akan terus mengingatkan mereka pada pengalaman belajar bersama di Thailand.
Siti Khoerunnisa, S.E., selaku Deputy Leader Indonesia, mengungkapkan bahwa semangat peserta sangat luar biasa sejak awal hingga akhir kegiatan.
"Peserta dari Indonesia, Thailand, dan Malaysia menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi sejak hari pertama hingga penutupan. Mereka bersemangat menjalin pertemanan, bertukar informasi, dan membangun komunikasi jangka panjang. Walaupun kegiatan Adventure 4.0 cukup menguras tenaga dengan berbagai pos rintangan, seluruh peserta tetap mengikuti setiap tantangan dengan penuh semangat dan saling mendukung. Kegiatan Scout Camp ini sangat bagus untuk dapat diikuti oleh banyak pelajar karena melatih keberanian, kemandirian, percaya diri dan kedisiplinan" ujarnya.
Keikutsertaan Tim KPM Indonesia dalam International Scout Camp 2026 menjadi pengalaman berharga yang melengkapi pembelajaran di luar ruang kelas. Tidak hanya memperoleh keterampilan kepanduan, para peserta juga belajar menghargai keberagaman, membangun jejaring internasional, serta mengembangkan karakter sebagai generasi muda yang mandiri, tangguh, dan mampu berkolaborasi di tingkat global.
Salah satu peserta, Anargya Sakha Hermawan, turut membagikan pengalamannya selama mengikuti kegiatan tersebut.
"Banyak pengalaman seru yang saya dapatkan, terutama saat mengikuti outbound karena bisa bermain lumpur dan pergi ke pantai bersama teman-teman dari berbagai negara. Momen yang paling berkesan adalah malam kebudayaan karena saya bisa melihat keberagaman budaya dari masing-masing negara. Saya juga senang berkunjung ke museum dan melihat berbagai koleksi senjata tradisional Thailand, seperti keris, pisau, pedang, dan lainnya. Tantangan terbesar bagi saya justru saat packing karena belum terlalu rapi menyusun barang bawaan. Kalau ada Scout Camp lagi, saya ingin ikut lagi supaya bisa bertemu teman-teman lama, mendapatkan teman baru, dan merasakan serunya kegiatan outbound," ungkapnya.
Melalui partisipasi dalam kegiatan internasional seperti ini, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan wawasan global. Harapannya, setiap peserta dapat kembali ke Indonesia dengan membawa pengalaman berharga, semangat kolaborasi, serta inspirasi untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Bagi siswa yang ingin mengembangkan potensi sekaligus merasakan atmosfer kompetisi dunia, KPM juga membuka kesempatan melalui World Mathematics & Science Challenge (WMSC) 2026 pada 22-25 Oktober 2026 di Bulgaria
Bagi yang tertarik mengikuti kompetisi ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui kpm.read1institute.org (Menu Lomba Online). Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung 0813-1034-3400.
