Setelah sukses menyelenggarakan Pembinaan Intensif OSN-K 2026 Batch 2 tingkat SMP, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali melanjutkan program pembinaan untuk jenjang SD pada 19–22 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di SMP-SMA Insan Cendekia Boarding School (ICBS), Bogor, Jawa Barat ini diikuti oleh puluhan siswa terbaik dari berbagai daerah sebagai persiapan menghadapi Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) 2026.

Sebanyak 57 peserta mengikuti pembinaan intensif ini, terdiri atas 31 peserta bidang Matematika dan 26 peserta bidang IPA. Selama empat hari, para peserta mendapatkan pendalaman materi olimpiade, latihan soal bertingkat, pembahasan intensif, hingga strategi penyelesaian soal yang efektif. Kegiatan ini dirancang untuk membantu peserta meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif dalam menghadapi soal-soal olimpiade yang menantang.

Suasana pembinaan berlangsung aktif dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi bersama para tutor berpengalaman. Selain mengasah kemampuan akademik, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk membangun rasa percaya diri, semangat berkompetisi, serta memperluas relasi dengan teman-teman yang memiliki minat dan tujuan yang sama di bidang olimpiade sains.

Raden Ahmad Jafar Sidiq Farid dari SDN Kebon Pedes 3 Bogor, Jawa Barat, mengaku senang dapat mengikuti pembinaan ini karena memberinya banyak pengalaman baru.

“Seru dan senang karena bisa mendapat ilmu baru dan teman baru yang bisa membantu mempersiapkan OSN. Ikut kegiatan ini membuat saya jadi bisa mengerjakan soal-soal yang sebelumnya terasa terlalu sulit. Awalnya saya bingung mengerjakan soal OSN, tetapi setelah ikut pelatihan bersama KPM jadi lebih paham. Kalau belum mengerti, kita juga bisa bertanya lagi kepada guru-gurunya sampai benar-benar paham. Semoga saya bisa lolos sampai tingkat nasional,” ujarnya.

Peserta lainnya, Abrisam Ahanaf Susetyo dari SDIT IQRA Pondok Gede Bekasi, Jawa Barat, juga merasakan banyak manfaat selama mengikuti pembinaan intensif ini. Menurutnya, kegiatan tersebut membantunya mempelajari cara baru dalam menyelesaikan soal olimpiade dengan lebih cepat dan tepat.

“Di sini diajarkan cara-cara baru untuk berhitung supaya lebih cepat dan tepat. Awalnya saat mencoba soal simulasi OSN di sekolah, rasanya sangat sulit dan ada beberapa soal yang tidak bisa saya kerjakan. Namun setelah mengikuti pelatihan ini, saya mendapatkan ilmu baru untuk menyelesaikan soal-soal yang sulit tersebut. Saya ingin mendapatkan hasil terbaik dengan usaha terbaik saya. Untuk teman-teman pejuang OSN, tetap semangat, jangan pantang menyerah, dan terus berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil terbaik,” katanya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Athiyah Rafasya Rais dari SDIT Miftahul Ulum, Depok, Jawa Barat. Ia merasa pembinaan ini membantunya memahami materi yang sebelumnya belum pernah dipelajari di sekolah.

“Tujuan aku ikut pembinaan ini supaya lebih fokus mempersiapkan OSN. Aku senang karena gurunya baik dan membantu menjelaskan soal sampai paham. Awalnya ada beberapa materi yang belum aku pelajari jadi sempat bingung, tetapi setelah dijelaskan akhirnya jadi mengerti. Aku berharap bisa semakin paham materi OSN dan targetku ingin lolos OSN serta mendapatkan medali, walaupun ini pertama kalinya aku ikut OSN,” katanya.

General Manager Pelatihan Siswa dan Lomba KPM, Ardianto, S.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan kedisiplinan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti Pembinaan Intensif OSN-K 2026 Batch 2 dengan penuh semangat dan kedisiplinan. Kami berharap pengalaman dan pembelajaran selama kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga dalam menghadapi kompetisi maupun proses belajar ke depannya,” ujarnya.

KPM akan melanjutkan program pembinaan menuju tingkat provinsi sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan bagi para peserta. Pembinaan Intensif OSN 2026 tingkat provinsi dijadwalkan pada 30 Juni hingga 3 Juli 2026 di SMP-SMA Insan Cendekia Boarding School (ICBS), Bogor, Jawa Barat. Program lanjutan ini diharapkan dapat semakin mematangkan kemampuan peserta sekaligus menjaga semangat belajar, kemandirian, dan konsistensi mereka dalam mempersiapkan diri menghadapi tahapan OSN berikutnya.

Melalui program pembinaan berkelanjutan ini, KPM terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak calon-calon medalis nasional sejak usia dini. Dengan pembinaan yang terarah dan intensif, diharapkan para peserta semakin siap menghadapi tahapan seleksi OSN 2026 dan mampu meraih prestasi terbaik di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.

 Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0851-4777-7663.