Semangat belajar, kerja keras, dan persiapan yang matang kembali mengantarkan siswa Indonesia menorehkan prestasi di panggung internasional.  Pada ajang Primary Mathematics World Contest (PMWC) 2026 yang berlangsung di Po Leung Kuk, Hong Kong, pada 16–19 Juli 2026, Tim KPM Indonesia berhasil meraih prestasi membanggakan.

Delapan siswa Indonesia yang mengikuti kompetisi tersebut berhasil meraih 2 First Honour for Individual Performance, 2 Second Honour for Individual Performance, serta 1st Runner Up Team Prize dan 1st Runner Up Group Prize.  Capaian tersebut menjadi buah dari proses seleksi yang semakin baik, pembinaan yang intensif, serta dedikasi para peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat dunia.

PMWC 2026 diikuti oleh 144 peserta dari 9 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, China, India, South Africa, dan Bulgaria.  Selama empat hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya diuji kemampuan matematikanya melalui berbagai kategori soal, tetapi juga mendapat kesempatan membangun jejaring internasional melalui berbagai kegiatan bersama.

Keberhasilan Tim KPM Indonesia tidak terlepas dari proses seleksi dan pembinaan yang telah dipersiapkan jauh sebelum keberangkatan. Seluruh peserta mengikuti program karantina online selama kurang lebih 10 pekan yang dilaksanakan setiap hari Kamis.  Setelah itu, peserta menjalani karantina offline selama empat hari sebagai pemantapan materi, latihan soal, diskusi strategi, serta persiapan mental sebelum bertanding di Hong Kong.

Dr. H. Raden Ridwan Hasan Saputra, M.Si., Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA (KPM) sekaligus Team Leader Indonesia PMWC, menyampaikan bahwa capaian Tim KPM Indonesia pada PMWC 2026 merupakan hasil terbaik sejak masa pandemi COVID-19.  Menurutnya, peningkatan prestasi tersebut tidak lepas dari pembenahan sistem seleksi peserta, promosi yang lebih luas, serta pembinaan yang dilakukan secara lebih intensif.

Pak Ridwan juga mengungkapkan bahwa PMWC 2026 menjadi penyelenggaraan terakhir yang dilaksanakan oleh Po Leung Kuk di Hong Kong.  Selanjutnya, KPM mendapat kepercayaan dari Po Leung Kuk bersama para Team Leader untuk melanjutkan penyelenggaraan PMWC di Indonesia mulai tahun depan dan tahun-tahun berikutnya.  Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi peluang besar bagi semakin banyak siswa Indonesia untuk merasakan atmosfer kompetisi matematika internasional yang bergengsi.

"InsyaAllah, mulai tahun depan dan seterusnya PMWC akan diselenggarakan di Indonesia.  PMWC merupakan salah satu kompetisi matematika internasional yang sangat bergengsi.  Setiap negara mengirimkan siswa-siswa terbaiknya, bahkan banyak alumni PMWC yang kemudian menjadi peserta International Mathematical Olympiad (IMO) di berbagai negara, termasuk Indonesia.   Dengan hadirnya PMWC di Indonesia, semakin banyak anak Indonesia memiliki kesempatan untuk mengukur kemampuan dan bertanding langsung dengan siswa-siswa terbaik dunia," tutupnya.

Selain kompetisi matematika, PMWC 2026 juga menghadirkan kegiatan Cultural Exchange sebagai ajang mempererat persahabatan antarnegara. Dalam kesempatan tersebut, Tim KPM Indonesia menampilkan Tari Rasa Sayange dari Maluku yang berhasil memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada peserta dari berbagai negara.

Rangkaian kegiatan semakin berkesan dengan kunjungan edukatif ke Ocean Park Hong Kong.  Melalui kegiatan tersebut, para peserta dapat saling mengenal, bertukar pengalaman, sekaligus menikmati suasana belajar di luar ruang kompetisi.

Prestasi yang diraih pada PMWC 2026 menjadi motivasi bagi KPM untuk terus menghadirkan program pembinaan yang berkualitas.  Dengan kepercayaan menjadi penyelenggara PMWC pada tahun-tahun mendatang, KPM berharap semakin banyak siswa Indonesia memperoleh kesempatan berkompetisi di tingkat internasional, mengembangkan potensinya, mengharumkan nama bangsa, serta menjadi generasi unggul yang mampu bersaing di kancah dunia.

Daftar Peraih Penghargaan PMWC 2026 (Tahun Ajaran 2025-2026)

First Honour for Individual Performance

  1. Caleb Elias Dharmawirya (Kelas 5) – SDK Penabur Gading Serpong, Tangerang, Banten

  2. Ethan Mark Jusuf (Kelas 5) – SD Kristen Elyon, Surabaya, Jawa Timur

Second Honour for Individual Performance

  1. Melvin Warren Tjok (Kelas 6) – Mentari Intercultural School Bintaro, Tangerang, Banten

  2. Alvaro Allinson Kristanto (Kelas 5) – SD Kanisius Keprabon 02 Surakarta, Jawa Tengah

1st Runner Up Team Prize

  1. Ethan Mark Jusuf (Kelas 5) – SD Kristen Elyon, Surabaya, Jawa Timur

  2. Melvin Warren Tjok (Kelas 6) – Mentari Intercultural School Bintaro, Tangerang, Banten

  3. Alvaro Allinson Kristanto (Kelas 5) – SD Kanisius Keprabon 02 Surakarta, Jawa Tengah

  4. Caleb Elias Dharmawirya (Kelas 5) – SDK Penabur Gading Serpong, Tangerang, Banten

1st Runner Up Group Prize

  1. Ethan Mark Jusuf (Kelas 5) – SD Kristen Elyon, Surabaya, Jawa Timur

  2. Melvin Warren Tjok (Kelas 6) – Mentari Intercultural School Bintaro, Tangerang, Banten

  3. Alvaro Allinson Kristanto (Kelas 5) – SD Kanisius Keprabon 02 Surakarta, Jawa Tengah

  4. Caleb Elias Dharmawirya (Kelas 5) – SDK Penabur Gading Serpong, Tangerang, Banten

Participant

  1. I Made Wiradhika Pradnyana (Kelas 5) – SD Karakter 2, Bogor, Jawa Barat

  2. Arjuna Rhein Treezee (Kelas 5) – SDI Al Azhar 13 Rawamangun, Jakarta Timur, DKI Jakarta

  3. Anargya Pradipta Maheswara (Kelas 5) – SD Islam Tugasku, Jakarta Timur, DKI Jakarta

  4. Aydin Azzam Ahyastara (Kelas 5) – Kids Republic Primary School, Jakarta Timur, DKI Jakarta

Bagi siswa yang ingin mengikuti jejak prestasi Tim KPM Indonesia di ajang internasional, KPM juga membuka Program Kelas Persiapan Lomba Internasional (KPLI) Season 2 Mapel Matematika dan IPA. Program pembinaan yang dilaksanakan secara daring setiap hari Jumat ini ditujukan bagi jenjang SD hingga SMA sebagai bekal menghadapi berbagai kompetisi internasional. 

Pendaftaran dapat dilakukan melalui kpm.read1institute.org (menu Pelatihan Online). Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung KPM di 0851-4777-7663.