Kelas Khusus Klinik Pendidikan MIPA (KPM) menerima kunjungan internasional dari Board Committee International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di tengah proses pembelajaran yang sedang berjalan di YAPI Al-Azhar Rawamangun, Jakarta Timur, dan menjadi bagian dari agenda penguatan hubungan internasional serta observasi terhadap praktik pembelajaran berbasis penalaran di Indonesia.
Dua delegasi internasional yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Nguyen Chi Trung dari Vietnam dan Veerapas Boonthong dari Thailand, yang merupakan bagian dari Board Committee IMSO. Kegiatan dimulai sejak siswa datang dan memasuki kelas seperti biasa, disambut oleh para guru serta tim pengajar, dengan suasana pembelajaran yang tetap berlangsung aktif, tertib, dan penuh semangat.
Seiring berjalannya kegiatan, para delegasi mengikuti rangkaian aktivitas pembelajaran di dalam kelas dan menyaksikan langsung proses belajar yang menekankan penguatan penalaran, pemecahan masalah, serta pemahaman konsep secara mendalam. Pendekatan yang diterapkan konsisten dengan karakter pembinaan KPM yang mengasah kemampuan berpikir kritis, logis, dan sistematis dalam menghadapi soal-soal tingkat lanjut. Pada kesempatan tersebut juga berlangsung sesi belajar bersama serta sharing motivasi dari delegasi kepada siswa KPM untuk memberikan dorongan semangat dan inspirasi belajar.
Memasuki waktu istirahat, suasana pembelajaran tetap terasa hangat dan edukatif. Para siswa Kelas Berbakat tampak beristirahat sambil memainkan berbagai permainan tradisional Indonesia. Aktivitas tersebut berlangsung dengan iringan musik tradisional yang menambah nuansa kebersamaan serta memperkuat pengenalan nilai-nilai budaya di lingkungan belajar.
KPM menonjolkan program unggulan Kelas Berbakat yang terintegrasi dengan Metode Nalaria Realistik (MNR) sebagai ciri khas KPM dalam mengembangkan kemampuan bernalar melalui pendekatan kontekstual dan pemecahan masalah. Selain itu, KPM juga menegaskan implementasi Pendidikan Karakter Suprarasional sebagai bagian penting dalam sistem pembinaan. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya dibentuk dari sisi kecerdasan akademik, tetapi juga dari aspek adab, spiritual, serta etika belajar, sehingga diharapkan tumbuh menjadi generasi yang unggul dalam ilmu sekaligus kuat dalam karakter.
Kunjungan ini juga menjadi sarana diskusi singkat antara delegasi IMSO dan pihak KPM terkait pengembangan pembelajaran berbasis olimpiade serta peluang ke depan. Kedua pihak menyambut baik pertukaran praktik pendidikan ini sebagai langkah positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains dan matematika di tingkat internasional.
Dengan kegiatan ini, KPM kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang unggul secara akademik, serta kaya nilai budaya dan karakter. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kepercayaan dunia internasional terhadap KPM sebagai lembaga pembinaan olimpiade yang kredibel, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi siswa terbaik Indonesia untuk berpartisipasi di ajang internasional.
KPM membuka kesempatan bagi siswa yang ingin bergabung dalam program pembinaan. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0812-1271-9511.