Klinik Pendidikan MIPA (KPM) dipercaya untuk menjadi narasumber bidang Matematika dan IPA dalam Pembinaan Murid Olimpiade (PMO) sebagai bentuk persiapan peningkatan kompetensi murid Al Azhar menuju Lomba Olimpiade Sains Al Azhar (OSA) 2026. PMO diselenggarakan secara daring pada Selasa – Kamis, 16 – 18 Desember 2025.

Sebanyak 1.851 siswa Al Azhar yang terdiri dari 1.079 murid level Sekolah Dasar (SD) dan 772 murid level Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti pembinaan yang mencakup mata pelajaran Matematika, IPA, IPS dan PAI-PAQ.

PMO merupakan program pendampingan yang dirancang untuk mempersiapkan siswa menghadapi ajang Olimpiade Sains Al Azhar. Melalui program ini, para siswa mendapatkan pembinaan akademik yang terstruktur, mendalam, dan berorientasi pada penguatan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta pemecahan masalah. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara interaktif agar siswa tetap aktif dan antusias mengikuti pembinaan.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung. Para siswa mengaku terbantu dengan adanya pendampingan ini karena dapat memperdalam pemahaman materi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi kompetisi.

Pembinaan sangat bagus, sesuai jadwal yang ditentukan dan penjelasan narasumber sangat mudah dipahami. Adanya Pre Test dan Post Test juga membantu saya untuk mendapat bayangan soal-soal OSA dan dapat mengevaluasi kemampuan saya,” ujar Radhea Rui Estiningtyas, siswi SMPI Al Azhar 8 Bekasi. Hal senada juga diungkapkan oleh Elzada Pranawa Shalih, siswa SDI Al Azhar 20 Cibubur. PMO dinilai sangat memberikan manfaat karena mendapat materi dan juga soal-soal yang relevan dengan soal olimpiade.

Dengan terselenggaranya PMO, diharapkan akan lahir generasi siswa yang tidak hanya berprestasi di bidang sains, tetapi juga memiliki integritas, daya saing, dan semangat belajar yang berkelanjutan.