Tingginya antusiasme dan banyaknya permintaan dari peserta di berbagai daerah mendorong Klinik Pendidikan MIPA kembali menyelenggarakan Pembinaan Intensif Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) 2026 Batch 2 Level SD dan SMP secara daring.
Program ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting selama 4 hari, yaitu pada Senin–Selasa, 25–26 Mei 2026 dan Kamis–Jumat, 28–29 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KPM dalam mendukung peningkatan kualitas akademik siswa Indonesia, khususnya dalam bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), agar lebih siap menghadapi OSN-K 2026.
Pada pelaksanaan Batch 2 kali ini, program diikuti oleh total 201 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dengan rincian sebagai berikut:
IPA SD: 47 peserta
IPA SMP: 33 peserta
Matematika SD: 78 peserta
Matematika SMP: 43 peserta
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembinaan intensif melalui 10 sesi pembelajaran interaktif bersama tim pembina KPM. Materi yang diberikan disusun secara sistematis dan menyesuaikan karakteristik soal OSN-K, mulai dari penguatan konsep dasar, pembahasan soal-soal bertipe HOTS (Higher Order Thinking Skills), strategi penyelesaian soal cepat dan tepat, hingga latihan soal berbasis analisis.
Untuk memantau perkembangan kemampuan peserta, kegiatan juga dilengkapi dengan pre-test di awal program serta dua kali post-test sebagai evaluasi hasil pembinaan. Melalui evaluasi tersebut, peserta dapat melihat peningkatan pemahaman materi sekaligus mengetahui bagian yang masih perlu diperkuat sebelum menghadapi kompetisi sebenarnya.
Suasana pembinaan berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan materi, tetapi juga diajak berdiskusi, mencoba berbagai pendekatan penyelesaian soal, serta menganalisis kesalahan yang sering muncul saat mengerjakan soal olimpiade. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan menantang bagi peserta.
Semangat dan antusiasme datang dari salah satu peserta bidang Matematika, Aksan Khairan Fadhali Prabowo, siswa kelas 5 dari SD Islam Al Azhar 37 Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Ia mengaku mendapatkan banyak ilmu baru selama mengikuti pembinaan bersama KPM.
Menurut Aksan, program pembinaan ini sangat membantu meningkatkan pemahamannya dalam menyelesaikan soal-soal olimpiade, terutama soal yang sebelumnya belum pernah ia temui. “Kemampuan saya meningkat karena sekarang bisa mengerjakan soal-soal yang sebelumnya belum tahu ide utamanya,” ujarnya.
Aksan juga merasa metode pembelajaran yang diberikan para pembimbing KPM mudah dipahami dan membuat peserta lebih semangat belajar. Ia berharap dapat terus melangkah hingga tingkat nasional. “Saya ingin lolos ke OSN-P, lalu lanjut ke final hingga bisa menang OSN,” tambahnya penuh optimisme.
Sementara itu, General Manager Pelatihan Siswa dan Lomba KPM, Ardianto, S.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti Pembinaan Intensif OSN-K 2026 Batch 2 dengan penuh semangat dan antusiasme, baik yang mengikuti kegiatan secara offline maupun online. Partisipasi aktif dan kesungguhan peserta selama pembinaan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program pembinaan yang bermanfaat bagi pengembangan prestasi siswa. Kami berharap seluruh peserta dapat terus menjaga semangat belajar, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta memanfaatkan pengalaman selama pembinaan sebagai bekal untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Semoga ikhtiar yang telah dilakukan dapat memberikan hasil terbaik dan menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.
Melalui pembinaan intensif ini, KPM berharap dapat terus menjadi wadah pengembangan potensi siswa Indonesia di bidang sains dan matematika. Dengan semangat belajar yang tinggi serta latihan yang konsisten, para peserta diharapkan mampu tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik pada ajang OSN-K 2026 mendatang.
Sebagai tindak lanjut dari program ini, KPM akan kembali menyelenggarakan Pembinaan Intensif Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) 2026 secara daring. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana lanjutan bagi peserta untuk memperdalam pemahaman materi serta meningkatkan kesiapan menghadapi seleksi OSN tingkat provinsi. Adapun jadwal pelaksanaan saat ini masih dalam tahap perencanaan dan akan diumumkan lebih lanjut oleh pihak KPM.
Bagi peserta, orang tua, maupun sekolah yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut terkait program Pembinaan Intensif OSN-P 2026, dapat menghubungi narahubung Pelatihan KPM melalui WhatsApp di 0851-4777-7663.