Kegiatan STREAM (Science, Technology,
Religion, Engineering, Arts, Mathematics) Goes
To School yang diselenggarakan pada Selasa, 03 Maret 2026, oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) berlangsung dengan penuh semangat dan disambut antusias para siswa di SDN Taman
Pagelaran Bogor. Sebanyak 34 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini
sebagai wujud komitmen bersama dalam menghadirkan pembelajaran yang terpadu,
kreatif, dan berkarakter.
STREAM merupakan kerangka, filosofi dan
tujuan pembelajaran berbasis proyek. Filosofi yang melatarbelakangi STREAM
adalah ‘Belajar dengan tangan, dengan hati, dan dengan pikiran’. Belajar dengan
tangan (hands-on) memfokuskan bukan hafalan, artinya siswa membangun,
menguji, dan menarik kesimpulan sendiri. Belajar dengan hati artinya setiap
aktivitas dikaitkan dengan nilai spiritual – ilmu sebagai ibadah dan amanah.
Dan selanjutnya, belajar dengan pikiran artinya menggunakan data, pengukuran, dan
analisis serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan saintifik.
Pembelajaran STREAM dilaksanakan selama
90 menit. Meliputi The Hook (00 – 15 menit), Discovery (15 – 30
menit), Hands On (30 – 70 menit), The Test (70 – 85 menit), dan Closing
(85 – 90 menit). The Hook diperuntukkan untuk memancing rasa ingin tahu,
dilakukan dengan demonstrasi mengejutkan yang memancing pertanyaan “Mengapa?”,
selain itu ada unsur menjembatani/bridging ke aktivitas STREAM selanjutnya. Discovery
merupakan sesi eksperimen mini terpadu, di mana siswa menemukan pola dan
variabel sebelum membangun. Hands On merupakan sesi siswa merakit proyek
dalam kelompok. The Test merupakan pengujian kompetitif tapi suportif, dimana
apresiasi diberikan kepada semua kelompok bukan hanya kepada pemenang. Tahapan Closing,
merupakan tahapan akhir, berupa refleksi dari sisi moral dan spiritual.
Materi yang disajikan pada kesempatan kali ini adalah Roket Kertas Udara,
yang menggunakan prinsip Bernoulli dari sedotan dan kertas. Dengan fase
pembelajaran yang dilaksanakan selama 90 menit, para siswa dan juga guru
merasakan kegiatan STREAM Goes To School tidak hanya seru dan
menyenangkan, tapi juga memberikan pengetahuan baru dan banyak manfaat. Seperti
yang diungkapkan oleh Ghaisan Ghazi Ghazali siswa kelas 4A, “Kegiatannya seru
banget, saya belajar membuat roket. Sangat menyenangkan bisa belajar dengan
praktek seperti ini bersama teman-teman.” Hal senada disampaikan oleh Lajna
Kamila siswi kelas 4A, ia juga menyerukan ajakan untuk ikut belajar STREAM
bersama KPM.
Sementara itu, Lulu Maulida, S.Pd
guru SDN Taman Pagelaran turut menyampaikan kesannya terkait kegiatan STREAM
bersama KPM. “Demo stream dari KPM ini sangat bermanfaat dan menyenangkan bagi
siswa. Siswa melakukan kegiatan praktek langsung yang mengasah kemampuan dan
kreatifitas. Menerapkan sains, tekhnologi, religi, seni dan matematika secara
holistik dan terstruktur.” Lebih lanjut, Beliau mengungkapkan wacana ke depan memperkenalkan
stream ini kepada rekan guru di sekolah dan juga sekolah lain agar lebih banyak
siswa yang mendapat ilmu, wawasan dan keterampilan baru dari kegiatan ini.
“Kegiatan STREAM ini menghubungkan ilmu dengan kehidupan nyata, melatih
berpikir kritis & problem solving, mengembangkan kreativitas & inovasi,
menanamkan nilai spiritual & karakter, serta menyiapkan generasi masa
depan. Dan STREAM membekali anak dengan keterampilan Abad 21, di antaranya kolaborasi,
komunikasi, dan adaptif terhadap perubahan,” ujar Muhamad Ihsan, S.M, selaku Manajer Pelatihan Umum KPM, menjelaskan lebih lanjut mengenai urgensi STREAM sebagai salah satu metode
pembelajaran.
Bagi sekolah yang ingin mengundang Tim KPM untuk menyelenggarakan sesi
singkat pembelajaran STREAM, dapat mengubungi KPM melalui narahubung 0821 1435
8620.